Selamat Datang!!!
Halo Sobat Naiy. Kali ini Naiy akan berbagi ilmu tentang Mengatasi Kegagalan Perusahaan. Berdasarkan buku yang Naiy pinjam dari Perpustakan Fakultas Ekonomi UNY yang berjudul "Pedoman Mengatasi Kegagalab Perusahaan Kecil" banyak sekali ilmu yang Naiy bisa ambil dan kemudaian Naiy bagikan ke Sobat Naiy.

Banyak sekali sumber-sumbernya mulai yang dari luar perusahaan misalnya kebakaran, banjir dll sampai dari dalam perusahaan misalnya tidak pahamnya tentang strategi pemasaran.

Nah, bagaimana sih cara mengatasi berbagai masalah kedepannya? bagaimana sih mengantisipasi agar meminimalisir terjadinya masalah/kegagalan

1. Rencanakan secara masak sebelum bertindak.
2. Membuat rencana-rencana penjualan.
3. Menemukan lokasi yang strategis.
4. Belajarlah dari internet tentang cara berwirausaha.

Artikel ini berdasarkan Buku Perpustakan Fakultas Ekonomi UNY.karya Drs. Achmad Anwari.

http://uny.ac.id
http://library.uny.ac.id
https://journal.uny.ac.id

Pedoman Mengatasi Kegagalan Perusahaan Kecil

Halo Sobat Naiy. Kali ini Naiy akan berbagi ilmu tentang Mengatasi Kegagalan Perusahaan. Berdasarkan buku yang Naiy pinjam dari Perpustak...



Halo Sobat Naiy. Pernah mendengar kata "technopreneurship". Siapa sih yang merasa asing dengan kata itu. Apalagi sekarang ini kita berada di era global dimana hampir semua menggunakan teknologi-teknologi canggih. Technopreneurship sendiri adalah gabungan dari teknologi dan entrepreneur.  Lalu, pentingnya technopreneurship itu apa sih? dan bagaimana kita mengembangkan jiwa technopreneurship? Yuk Simak beberapa ulasan di bawah ini.

Persaingan global semakin ketat di tengah derasnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era global. Semua negara berlomba-lomba untuk melahirkan invensi dan inovasi dengan memperkuat riset dan mutu pendidikan tinggi. Sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi menjadi kunci untuk memenangkan kompetisi di era global. Inovasi usaha harus diiringi dengan berbagai macam rekayasa teknologi agar dapat melipatgandakan performa dari usaha tersebut. Pemanfaatan teknologi mutakhir tepat guna dalam pengembangan usaha yang berdasarkan pada jiwa entrepreneur yang mapan akan dapat mengoptimalkan proses sekaligus hasil dari unit usaha yang dikembangkan. Inilah yang disebut technopreneurship: sebuah kolaborasi antara penerapan teknologi sebagai alat serta jiwa usaha mandiri sebagai kebutuhan. Dari sini, tumbuhlah unit usaha yang teknologis: unit usaha yang memanfaatkan teknologi aplikatif dalam proses inovasi, produksi, marketisasi, dan lain sebagainya. Teknologi komunikasi dan informasi atau teknologi telematika (Information and Communication Technology–ICT) telah diakui dunia sebagai salah satu sarana dan prasarana utama untuk mengatasi masalah-masalah dunia. Teknologi telematika dikenal sebagai konvergensi dari teknologi komunikasi (communication), pengolahan (computing) dan informasi (information) yang diseminasikan mempergunakan sarana multimedia. Saat ini hanya ada 3.1% entrepreneur dari seluruh penduduk Indonesia, sedangkan standarnya untuk menjadi negara maju membutuhkan 14% entrepreneur (Kompas, 5 April 2018). Jumlah wirausaha di suatu negara kerap dianggap sebagai indikator kemajuan. Patokannya minimal 2% dari jumlah penduduk harus berprofesi sebagai wirausaha. Beberapa negara di Asia seperti Singapura, Taiwan dan Korea Selatan yang beberapa dekade lalu memiliki tingkat kemakmuran yang sama dengan kita, sekarang sudah menjadi negara Emerging Asia. Setelah dianalisa ternyata mereka memiliki jumlah perkapita entrepreneur yang berada di atas rata-rata negara Asia yang lain. 

Di banyak negara, perkembangan technopreneurship disebabkan oleh beberapa hal;
Pertama, Pendidikan technopreneurship dari dini. Pendidikan technopreneurship perlu digalakkan pada saat ini karena problem sulitnya mencari lapangan kerja setelah lulus merupakan salah satu masalah bangsa selain masih banyaknya jumlah penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan.
Kedua, memiliki kreativitas dan inovasi. Kreativitas adalah tindakan, gagasan, atau produk yang mengubah domain yang ada, atau yang mengubah domain yang sudah ada menjadi yang baru, dan orang kreatiflah yang pemikiran atau tindakannya membawa perubahan ini. Inovasi adalah instrumen spesifik kewirausahaan. Inovasi menciptakan sumber daya, kreatif dalam mengidentifikasi kesenjangan di pasar dan memikirkan suatu produk, dan kreatif dalam mencari cara untuk bekerja dalam usaha patungan. Perusahaan mencapai keunggulan kompetitif melalui tindakan inovasi. Mereka memahami inovasi dalam arti luas termasuk penggunaan teknologi dan cara baru dalam melakukan sesuatu (Porter, 1990).

Di era modern, pengembangan teknologi akan sangat berpengaruh terhadap daya saing suatu negara dalam kompetisi global. Inovasi teknologi yang terus menerus dan tepat guna membutuhkan sebuah penguasaan kompetensi serta otoritas ilmiah dalam implementasi teknologi tersebut. Pendidikan technopreneurship menghasilkan individu-individu giat yang mandiri, bisnis yang sukses, pemimpin industri, meningkatkan kemampuan untuk menciptakan kekayaan, menghasilkan juara inovasi, dan mengarah ke peluang yang lebih besar dengan teknologi maju. Sistem pendidikan memengaruhi basis pengetahuan, pencapaian keterampilan, kompetensi, motivasi, kreativitas, inovasi, dan sikap yang menjadi dasar niat karier masa depan. Durasi dan intensitas pendidikan technopreneurship harus ditingkatkan untuk mencapai hasil maksimum maksimum, jika tidak, kursus tambahan pendidikan technopreneurship perlu dipertimbangkan, terutama dalam studi berbasis penelitian, jurnal, dan seminar. Pendidikan dan pengembangan entrepreneurship maupun technopreneurship perlu digalakkan pada saat ini karena problem sulitnya mencari lapangan kerja merupakan salah satu masalah bangsa selain masih banyaknya jumlah penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan supaya kita bisa menjadi negara yang lebih maju dan yang mampu bersaing di tingkat global.

Pentingnya Technopreneurship di Era Global

Halo Sobat Naiy. Pernah mendengar kata " technopreneurship ". Siapa sih yang merasa asing dengan kata itu. Apalagi sekara...


Halo Sobat Naiy. Siapa sih yang gapernah berbohong? pasti semua pernah ngelakuinnya ya, walaupun itu kecil. Nah, kesempatan kali ini Naiy akan membagikan tips cara mengetahui seseorang itu berbohong atau tidak. Yuk lansung simak beberapa tips di bawah ini.

1. Mendeteksi kebohongan dari wajah dan mata.
- Perhatikanlah ekspresi mikro seseorang. Ekpsresi mikro adalah ekspresi wajah yang terlihat sekilas pada wajah seseorang dan mengungkap emosi sebenarnya di balik suatu kebohongan.
- Perhatikan hidung yang disentuh dan mulut yang menutup.
- Perhatikan gerakan mata seseorang. Biasanya kebohongan bisa ditandai berdasarkan gerakan mata saat seseorang sedang mengingat-ingat sesuatu atau mengarang cerita.
- Jangan gunakan kontak mata atau ketiadaan kontak mata sebagai satu-satunya indikator kejujuran.


2. Mendeteksi Kebohongan dalam respon verbal
- Perhatikan suaranya.
- Perhatikan detail yang berlebihan. Terutama jika seseorang berbicara terlalu banyak.
- Berhati-hatilah dengan respon emosional yang impulsif. Waktu dan durasi cenderung hilang dari penjelasan ketika seseorang sedang berbohong.
- Perhatikan baik-baik reaksi seseorang terhadap pertanyaan Anda.
- Sadarilah penggunaan kata-kata seseorang.
- Perhatikan ketika seseorang mengulang kalimat. Jika seseorang hampir selalu menggunakan kata-kata yang sama persis, maka kemungkinan ia sedang berbohong.
- Perhatikan lompatan di pertengahan kalimat.


3. Mendeteksi Kebohongan Lewat Gerakan-gerakan Bahasa Tubuh
- Amati saat berkeringat.
- Perhatikan saat seseorang mengangguk. Jika ia mengangguk atau menggeleng sebagai kebalikan dari apa yang sedang dikatakan, hal ini bisa menjadi tanda kebohongan.
- Perhatikan gerak-gerik yang tidak bisa diam.
- Amatilah tingkat peniruan perilaku.
- Perhatikan bagian tenggorokannya. Seseorang secara cenderung akan berusaha membasahi tenggorokannya saat berbohong dengan cara menelan ludah.
- Amatilah napasnya. Seorang pembohong cenderung bernapas lebih cepat, ditandai dengan serangkaian napas pendek yang diikuti dengan satu tarikan napas yang dalam.
- Perhatikan gerakan bagian-bagian tubuh lain seperti tangan, lengan, dan kaki.
Pada situasi yang tidak tertekan, orang cenderung nyaman dan mengambil ruang dengan cara membuka tangan dan lengan lebar-lebar. Bisa juga dengan membentangkan kaki dalam posisi yang nyaman. Pada orang yang sedang berbohong, gerakan-gerakan tubuh ini cenderung terbatas, kaku, dan dan diarahkan sendiri.


4. Mendeteksi Kebohongan Lewat Interogasi
- Berhati-hatilah. Meskipun mendeteksi ketidakjujuran dan kebohongan adalah sesuatu yang mungkin dilakukan, namun bisa saja terjadi salah penafsiran.
- Lihatlah masalah secara lebih luas.
- Luangkan waktu untuk membangun hubungan dengan orang yang diduga berbohong dan ciptakan atmosfir yang menenangkan.
- Membangun perilaku dasar. Perilaku dasar adalah bagaimana seseorang bersikap ketika ia tidak sedang berbohong. Hal ini akan membantu Anda mendapatkan petunjuk bahwa cara orang tersebut bersikap saat ini berbeda dengan sikapnya di hari-hari biasa.
- Belajarlah untuk mengamati penghindaran. Biasanya, ketika orang berbohong, ia akan bercerita tentang sesuatu yang benar, namun sengaja ditujukan untuk tidak menjawab pertanyaan Anda.
- Mintalah orang tersebut untuk mengulangi lagi ceritanya.
- Pandanglah orang yang diduga berbohong tersebut dengan pandangan tidak percaya.
Jika orang tersebut sedang berbohong, ia akan merasa tidak nyaman. Jika seseorang sedang berkata jujur, ia akan sering marah atau frustrasi (bibir mengatup, alis menurun, kelopak mata bagian atas tegang, dan menurunkan pandangannya).
- Manfaatkan kekosongan. Sangat sulit bagi seorang pembohong untuk menghindari kekosongan yang Anda ciptakan. Ia ingin Anda mempercayai kebohongannya; kekosongan tak memberikan umpan balik apakah Anda menerima ceritanya atau tidak.
- Lanjutkan penyelidikan.
Jika Anda memiliki strategi,selidiki fakta di balik apa yang dikatakan si pembohong. Seorang pembohong yang trampil akan memberi sejumlah alasan mengapa Anda tidak seharusnya berbicara pada orang yang dapat mengonfirmasi atau menyangkal cerita.


Tips : Pastikan Sobat Naiy sudah memiliki kesimpulan positif saat seseorang berbohong sebelum Anda mengungkapkan hal tersebut padanya. Anda tentu tidak ingin menghancurkan persahabatan/hubungan tanpa alasan.

Jika ingin lihat versi lengkapnya bisa dibaca di id.wikihow.com

4 Cara Mendeteksi Orang Berbohong

Halo Sobat Naiy. Siapa sih yang gapernah berbohong? pasti semua pernah ngelakuinnya ya, walaupun itu kecil. Nah, kesempatan kali ini...